• 13

    Jan

    DAG. DIG. DUG

    DAG. DIG. DUG. Jantungku sekejap berlomba menabuhkan dentuman tak berirama. Kamu ada di hadapanku. Menanti. Menunggu. Sentuhan dariku. Sesaat, aku menunda untuk menyentuhmu. Terlalu banyak pertimbangan yang menari dipikiranku. Menyentuhmu. Atau tidak. Melepas satu persatu bungkus yang menutupi seluruh tubuhmu. Atau membiarkanmu kembali termiliki oleh pemilikmu. DAG. DIG. DUG. Sejenak aku tersadar, dosakah aku bila memilikimu yang bukan milikku? Bolehkah aku menyentuhmu, mencecap manismu, kemudian meminta ijin pada pemilikmu, setelah debar dijantungku terpenuhi setelah mengetahui rasamu. Aku akan bilang pada pemilikmu, tapi nanti. Dosakah? Kamu terlalu manis untuk dilewatkan. Kamu terlalu menggoda. Kamu adalah kenangan dari masa laluku. Aku ingin mengingat kembali rasa yang pernah tersimpa
  • 22

    Oct

    Tuhan telah memilihku

    Pagi ini seperti pagi-pagi sebelum pagi ini. Mungkin itu yang terpikir dalam benak Mama ketika ia bangun dan menciumku penuh cinta. Seperti biasa, aktifitas Mama yang sibuk, dan kadang mengabaikanku. Ah, aku percaya Mama tidak bermaksud begitu. Himpitan kebutuhan rumah tangga yang semakin mencekik dari ke hari disusul harga-harga yang melonjak tanpa kompromi. Tentu saja Mama harus bekerja keras membantu Papa yang juga terlalu sibuk untuk menciumku dan mengucapkan “Selamat pagi, Cantik. Papa berangkat kerja dulu.” Ah, aku juga tak percaya kalau Papa tidak mencintaiku. Dia hanya terlalu sibuk dan memburu waktu sehingga terlupa mengucap cinta untukku. Tapi, bukankah mereka bekerja atas nama cinta. Untukku. Untuk kami. Pagi ini masih seperti pagi-pagi sebelum pagi ini. Lingkungan
  • 20

    Oct

    kisah pendek tentang kita

    secangkir teh panas dalam genggaman. sehangat senyum yang berhias di bibirmu yang ranum. denting sendok kaca yang bersentuhan dengan bibir gelas, menyungging senyum dibibirku. matamu berbinar. celotehmu yang renyah buat hariku cerah. ceritamu yang mengalir. tanganmu yang menyapu udara ekspresi kisah yang kau lepas. tahukah kau, segala tingkahmu membuat imajiku bebas. teh kayumanis hangat yang kau sesap pelan. seiring rintik hujan yang malu-malu menetes di atap teras. membentuk sebuah tirai cantik yang menyembunyikan binar bahagia di hati kita. wangi chammomile dari nafasmu. ranum strawberry dari rona bibirmu. lentik jemarimu. tak sadarkah kau, segala manis yang melekat di tubuhmu, tak mampu mengalahkan pesonamu merenggut debar jantungku? tawaku. nafasmu. bisikku. erangmu. geliat kita.
  • 18

    Oct

    dudul conversation

    “dul, kok aku nggak bisa buka blogmu?” “lagi maintenis keknya.” “berapa berapa?” “draw.” “gambar apa dia?” “tenis.” “saru!!!” “saru cap mangga?” “aku mangga jadi anak indonesia.” “kamu bukan manusia?” “sejak kapan?” “kain kapan?” “serem” “buka mataa laaaah.” “pegadaian?” … … … …… … … …… … … …… … … …… … … …… … … …… … … …… … … …… … … … kalimat di atas adalah percakapan dua orang dudul. a
  • 17

    Oct

    mengedit adalah pekerjaan dewa

    masih ingat proyek menulis saya #33CeritaCeria? maaf kalau lupa, saya maklum, karena sudah terlalu lama. tapi saya tidak lupa kok. saya masih merasa punya ‘hutang’ kalau proyek ini belum kelar. jadi, seminggu ini saya punya waktu luang, dan sengaja salah satu target saya dalam acara waktu luang ini adalah menyelesaikan tulisan #33CeritaCeria ini. ada yang unik dari proyek menulis ini. pertama, karena ide menulis buku ini muncul bulan mei. ceritanya pengen bikin momentum di bulan juni untuk ulang tahun ke-33 saya, dengan deadline bulan juli. ternyata, bulan juli - agustus - september adalah bulan-bulan sibuk saya di kantor. belum lagi kegiatan plus plus dengan hadirnya marvel, jadilah proyek ini menjadi prioritas kesekian (so sad!!!) so. here i am. ada pepatah, pekerjaan ed
  • 27

    Jul

    A Journey to be A Mom

    Semasa remaja, saya punya keinginan saat dewasa nanti saya menikah muda. Usia 22 tahun, paling telat 25 tahun. Impian saya adalah memiliki anak di usia muda, sebelum usia 30 tahun. Masa remaja saya lewati dengan proses sewajarnya. Pacaran beberapa kali. Sempat memutuskan untuk menikah di usia 24 tahun, tapi ternyata kandas di tengah jalan. Usia 25 tahun berlalu. Life goes on. Saya bertemu dengan jodoh, pacaran serius dan menikah di usia 28 tahun. Seperti selayaknya pasangan baru, kami ingin segera punya anak. Klik klok usia biologis saya tinggal 2 tahun lagi, karena menurut saya, usia ideal hamil adalah 24 sd 30 tahun. Selebihnya adalah usia rawan. Tahun pertama menikah, di bulan Februari, saya mengalami miscarriage. Usia kandungan 2 minggu. Waktu itu indikasinya karena saya kelelahan.
  • 23

    Jun

    kotak kecil, aku dan kamu

    Kotak kecil ini begitu bening, semua orang bisa melihat dalamnya. Aku tak bisa bersembunyi dari tatapan mereka, walau hanya untuk menyentuhmu. Hanya dalam kotak kecil ini saja duniaku dan duniamu menyatu. Ketika keluar dari kotak, tak lagi aku bisa menyentuhmu. Sesekali kamu mencecap senyumku dan aku mencumbui tatapan matamu. Dalam diam. Ketika hanya aku dan kamu yang berada dalam kotak kecil ini, kita bisa menari bersama. Musik itu begitu keras berdentum dalam otak kita. Kadang aku dan kamu lupa betapa kotak ini bening, dan membiarkan cinta kita melebur. Dia berwarna merah muda. Cantik sekali. Setiap pagi ketika aku bertemu denganmu memasuki kotak kecil ini, aku tak mampu menahan hasratku untuk memeluk kamu. Ini cinta. Setiap pagi, ketika kamu memasuki kotak kecil ini, kamu selalu membe
  • 18

    Jun

    tentang pernikahan

    saya masih ingat kurang lebih 5 tahun yang lalu ketika seorang teman bertanya, “apa yang membuatmu memutuskan mau menikah dengan dia?” saya masih ingat jawaban saya : karena dia lelaki yang baik dan sayang dengan keluarga. lima tahun berlalu. ternyata saya sadar jawaban saya tadi harus terus di upgrade. suka duka perjalanan pernikahan saya dan suami, membuat saya merasa bahwa pertanyaan sepele tadi penting banget. itu mengapa saya sering bertanya ke sahabat-sahabat saya yang akan menikah. ini beberapa jawaban yang saya dapatkan : karena saya mencintainya. karena dia kaya. karena dia jago bikin puisi. karena kami sudah pacaran lama. karena sepertinya dia akan bisa jadi bapak yang baik. tentu saja jawaban : karena saya hamil duluan — tidak masuk hitungan y
  • 11

    Jun

    Renata Mencari Cinta

    Mengapa Renata mencari cinta? Karena menurutnya, CINTA itu tidak datang sendiri, tetapi harus dicari. Pada pencariannya, Renata bertemu dengan Raka, seorang pria single yang cool namun penuh misteri. Renata yakin telah menemukan cintanya, tapi Raka seolah tak tersentuh. Sebentar dekat, tiba-tiba menjauh. Pada pencarian berikutnya, Renata dipertemukan dengan Rangga, teman sahabatnya. Seorang high quality jomblo, mapan, tampan, dan hidupnya lempeng. Bukan Rangga yang Renata cari. Pencariannya terus berlanjut, hingga Renata bertemu dengan Ardian, teman sekantornya yang lovable, charming, dan penuh pesona. Ardian datang dari dunia yang berbeda dari dunia Renata. Dunia glamour penuh gemerlap. Mampukah Renata masuk dalam dunia Ardian? Siapakah cinta yang berakhir dalam pencarian Renata? Ra
  • 11

    Jun

    they bring me to you #1

    You looked like the sun I was the only one Who could stare until you were done shining on me And as we drank our wine and let the world fade away The sunrise tried to end it while we tried to stay. The rest of my life can’t compare to this night And only the heartaches have given me sight, They bring me to you, They bring me to you. Moon pours through the ceiling tonight Embraces us tight Shows me we’re right for each other And as we lie here and let the world fade away The sunrise tries to end it while we try to stay. The rest of my life can’t compare to this night And only the heartaches have given me sight, They bring me to you, They bring me to you, They bring me to you, They bring me to you. It’s all about the first night and last, Some people
- Next

Author

Follow Me

Search

Recent Post